Your browser does not support JavaScript!

4 Mitos dan Fakta dalam Diet Pola Makan Sehat

Demi memiliki berat badan ideal, mayoritas orang rela melakukan diet ketat dengan berbagai pantangan—yang kadang-kadang justru berakibat buruk bagi kesehatannya sendiri. Tidak sedikit orang yang menjalankan diet dengan modal nekat, alias tanpa berbekal ilmu yang cukup sebelumnya.

Tak heran jika kebanyakan dari mereka sukses termakan mitos seputar diet yang jamak beredar dari mulut ke mulut, padahal tidak jelas kebenarannya. Nah, berikut mitos dan fakta dalam diet pola makan sehat yang wajib Anda ketahui.

Karbohidrat Sebabkan Tubuh Gemuk

Salah besar jika Anda menganggap konsumsi karbohidrat akan menyebabkan jarum timbangan bergeser ke kanan. Asal diasup dalam batas yang wajar, zat yang bisa didapat dari kentang dan beras merah ini justru memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan. 

Kentang, misalnya, jika dikonsumsi dengan kulitnya dapat mencukupi kebutuhan tubuh akan serat yang baik bagi pencernaan.

Tidak Boleh Makan Lemak

Mitos diet berikutnya adalah tidak boleh mengonsumsi lemak. Pendapat ini keliru, sebab, selain karbohidrat dan protein, lemak juga sangat diperlukan tubuh untuk memenuhi kebutuhan energi serta memperbaiki sel-sel yang rusak.

Namun, hindari sumber makanan yang mengandung lemak trans (lemak jahat) seperti mentega dan daging-dagingan. Sebagai alternatif, Anda bisa mencoba kacang-kacangan, ikan, serta alpukat yang mengandung lemak baik.

Dilarang Makan Malam

Banyak orang yang masih percaya kalau makan malam hanya akan menyebabkan berat badan naik. Faktanya tidak demikian. Asal makanan yang dikonsumsi tidak mengandung kalori berlebih, misalnya yogurt rendah lemak dan buah-buahan, maka Anda tak perlu khawatir tubuh akan semakin gemuk.

Tidak Sarapan = Badan Kurus

Siapa bilang melewatkan sarapan akan membuat tubuh lebih langsing? Faktanya tidak demikian. Tubuh tetap butuh asupan kalori di pagi hari untuk bisa berfungsi secara maksimal. 

Selain menyebabkan tubuh lemas, tak sarapan juga bisa mengganggu fungsi kerja otak, lho. Salah satu dampaknya adalah konsentrasi terganggu. Selain roti gandum, telur rebus juga bisa menjadi menu sarapan yang sehat dan lezat.

Demikian beberapa mitos dan fakta seputar diet yang banyak beredar di tengah masyarakat. Agar tak sembarangan berdiet, cobalah konsultasi dengan dokter atau nutrisionis terlebih dahulu. Terutama untuk penderita diabetes, dapatkan instruksi pola hidup sehat untuk penderita diabetes dari dokter kami melalui kunjungan sehat di Klinik Pintar.

Anda pengelola rumah sakit?

Kami siap menjadi mitra teknologi rumah sakit Anda

Selengkapnya

Anda pengelola klinik?

Kami memiliki solusi mengelola klinik yang lebih baik

Selengkapnya