Your browser does not support JavaScript!

Penerapan Teknologi Untuk Peningkatan Pelayanan Kesehatan di Klinik

Pelayanan kesehatan di sebuah klinik pada umumnya dibedakan menjadi 2 kategori, yakni pelayanan klinis dan pelayanan medis. Jika klinis berkutat dengan data dan diagnosa, sedangkan medis fokus pada serangkaian pemeriksaan dan tindakan.

Kedua jenis pelayanan ini masih dilakukan secara konvensional dan jauh dari sentuhan teknologi oleh banyak klinik di Indonesia. Padahal jika diterapkan secara tepat guna, teknologi dapat mempermudah pelayanan kesehatan yang bermanfaat untuk pasien dan klinik itu sendiri.

Penerapan teknologi pada klinik diyakini dapat memberikan berbagai manfaat, seperti tersedianya informasi kesehatan pasien yang akurat dan komprehensif sehingga klinik dapat memberikan perawatan terbaiknya. Selain itu, teknologi juga dapat membantu proses diagnosa, meminimalkan medical error, serta dapat menawarkan pelayanan kesehatan yang aman dengan biaya rendah.

Realita dunia kesehatan saat ini memang tidak lepas dari kemajuan teknologi. Mulai dari artificial intelligence, virtual reality, augmented reality, healthcare trackers, tricorder medis, 3-D printing, hingga teknologi nano dan robotik. Teknologi-teknologi ini sudah lama diaplikasikan di luar negeri. Meski di Indonesia sudah ada yang mulai menerapkannya, namun jika berbicara tentang klinik, harus diakui keadaannya masih belum merata.

Di Inggris, rumah sakit yang menggunakan sistem teknologi Electronic Health Record (EHR) dan Electronic Medical Record (EMR) memiliki tingkat angka mortalitas yang rendah dibandingkan dengan rumah sakit yang tidak menggunakan sistem tersebut. EHR sendiri diyakini dapat membantu mengurangi kesalahan input resep dan penyediaan akses untuk mendukung pengambilan keputusan klinis dalam alur kerja di klinik.

Selain itu, fitur Clinical Decision Support (CDS) dalam EHR yang memiliki safety screening otomatis dan notifikasi akan mengingatkan tenaga medis terhadap kesalahan potensial sebelum melakukan perawatan atau menuliskan pengobatan bagi pasien. Contoh di Inggris ini adalah salah satu keberhasilan penerapan teknologi yang tepat di bidang kesehatan hingga berdampak positif pada  upaya peningkatan pelayanan kesehatan.

Belum adanya kesadaran para pemilik klinik untuk memberikan diferensiasi atau value added melalui teknologi akan berdampak pada stagnannya kualitas pelayanan kesehatan yang diterima pasien. Perlu strategi taktis agar tidak tertinggal pada dinamika pelayanan kesehatan yang cepat berubah.

lebih baik telat memulai daripada tidak sama sekali. Untuk itu, pengelola klinik dapat mempertimbangkan untuk mulai menggunakan teknologi digital, karena layanan kesehatan yang terhubung di antara semua stakeholder, dapat membuat segala sesuatunya lebih mudah.

Teknologi digital sangat penting untuk menjaga pelayanan kesehatan tetap efektif dan relevan, terutama untuk mempermudah tindakan dan prosedur medis. Teknologi digital membantu klinik dengan menyediakan alat yang tepat untuk memenuhi permintaan pasar dan membantu mengembangkan layanan-layanan yang inovatif.

Layanan yang dimaksud adalah seperti sinkronisasi data pasien dalam berbagai layanan asuransi rumah sakit atau penyediaan akses pada catatan medis pasien untuk menentukan layanan yang diberikan. Teknologi digital akan memastikan dokter dapat menggunakan informasi secara real time. Catatan medis yang tersedia dan terdokumentasi berkat teknologi ini jelas sangat bermanfaat untuk pasien yang perlu dirujuk atau dipindahkan ke rumah sakit lain.

Esensi dari hadirnya teknologi adalah memberi kemudahan. Oleh karena itu, penerapan teknologi untuk pelayanan kesehatan di klinik sudah bukan hal yang bisa ditawar lagi. Jadi, teknologi yang seperti apa yang Anda inginkan tersedia di klinik?

Anda pengelola rumah sakit?

Kami siap menjadi mitra teknologi rumah sakit Anda

Selengkapnya

Anda pengelola klinik?

Kami memiliki solusi mengelola klinik yang lebih baik

Selengkapnya